Rhadana Hotel: Pilihan Utama Hotel Syari di Bali

by - 08.15

Kalau bicara soal Bali, pasti tidak lepas dari pariwisataya yang mendunia. Tidak hanya wisatawan asing, wisatawan lokal pun berbondong-bondong mengunjungi salah satu serpihan surga di negri ini.

Bali juga melekat dengan kebudayaan Hindu. Begitu banyak pura dan patung yang terdapat di Bali. Begitu melekatnya cara penduduk Bali mempertahankan budayanya, bahkan hampir di setiap rumah maupun bangunan terdapat gerbang pura. Saat kita mengunjungi berbagai toko penjual aksesori, mereka pun membakar kembang yang diletakan di dalam wadah kecil di depan pintu toko. Mungkin dengan maksud penglaris dalam agama dan budaya mereka. Bau ini akan tercium dan melekat saat pergi kemana pun di Bali. Wajar saja, tidak hanya toko, bahkan di dekat pantai, pintu hotel, dan di depan rumah makan, mereka melakukan hal serupa Semakin besar usahanya semakin besar pula tempat sembahyangnya. Bagi orang yang sensitif dengan bebauan, awalnya merasa tidak terbiasa.

Kesulitan saat berwisata ke Bali terutama bagi orang muslim adalah pangan dan papan. Sulit untuk menjaga makan. Kita tidak bisa sembarang memilih kedai unuk makan. Penduduk Bali mayoritas non muslim sehingga memakan makanan haram bagi agama muslim seperti Babi tentu bukan kendala bagi mereka. Sebaliknya, memakan daging sapi merupakan hal yang dilarang. Jadi, soal makan hati-hati ya! Tapi jangan khawatir, toleransi antar agama yang begitu tinggi dirasakan di Bali. Penduduk beragama di Bali itu tidak terganggu dan menganggu peganut agama lain. 

Untuk soal papan, kami berinisiatif mencari tempat menginap syari. Agar suasana patung yang dilihat selama seharian dan bau kembang yang dibakar itu ternetralisir. Jujur saja, saya tidak terbiasa melihat patung yang begitu banyak karena dalam hukum agama kita, memajang foto saja kurang diperbolehkan di dalam rumah apalagi keberadaan patung yang juga dilarang. Namun, pengalaman baru inilah yang dicari ketika berkunjung ke tempat orang. Solusinya, kalian dapat memilih penginapan syari yang tentu saja ada di Bali.

Eits, mencari tempat menginap di Bali saat masa pandemi ternyata bukanlah hal yang mudah. Tentu kita memiliki kriteria yang ingin dipenuhi. Kami sekeluarga pun menetapkan kriteria : syari, dekat dengan tempat wisata, dan sesuai budget. Kami mengunjungi pilihan hotel pertama yang tidak dapat dihubungi nomor teleponnya. Terkejut. Hotel tersebut tutup. Kami pun mulai sadar jika perekonomian di Bali ini sungguh tumbang dihantam pandemi. Rhadana Hotel muncul dalam pencarian dan langsung kami hubungi. Syukurlah karena hotel ini masih buka. Apa saja keunggulan Rhadana Hotel sehingga patut dijadikan pilihan utama hotel syari untuk menginap di Bali?

Tampak depan Rhadana Hotel


1. Syari

Mengusung tema syari, Rhadana Hotel memang mencukupi fasilitas untuk wisatawan muslim. Tidak perlu bertanya kemana arah kiblat atau mencari menggunakan aplikasi, cukup dengan membuka laci di samping tempat tidur maka akan terlihat panah yang menunjukkan arah kiblat dan juga Al-quran dengan terjemahan 3 bahasa. Yang lebih membuat kagum adalah setiap kamarnya difasilitasi perlengkapan sholat bagi perempuan maupun laki-laki. Mukena dan kain sarung ini diletakkan di dalam laci di bawah kasur. Tak ketinggalan, mushola terletak di lantai 5.

Bagi yang tidak terbiasa melihat patung dan menciup bau kembang yang memang tidak bisa dipisahkan dengan kebudayaan yang dianut di Bali, hotel ini bebas akan hal itu. Cukup untuk merasa rileks dari suasana tersebut. Wajar saja jika Rhadana Hotel menjadi 1st Modern Muslim Friendly Hotel bersertifkiat MUI di Bali.

Fasilitas syari di Rhadana Hotel


2. Lokasi

Rhadana hotel berdiri dengan begitu strategis, dekat dengan Kuta, Legian, dan Sanur. Kabarnya, saat masa sebelum pandemi, jalanan di depan Rhadana hotel akan dipenuhi wisatawan yang berbondong-bondong mengunjungi ketiga wisata itu. Di depan Rhadana hotel pun terdapat toko yang menjual oleh-oleh khas Bali yakni Pie Susu Dian. Untuk memenuhi kebutuhan pribadi, di seberang Rhadana hotel ini berjejer minimarket dan rumah makan. Cukup dengan berjalan saja, kamu bisa memilih makananan yang sesuai keinginan dan tentunya jangan lupa cari yang halal yakni penjualnya juga muslim, ya!

Lokasi Rhadana Hotel di Kuta



3. Fasilitas

Saat pertama kali menemukan Rhadana Hotel, hal yang paling pertama terlihat adalah tempat makan yang benuansa vintage dengan perabot serta dinding maupun lantai terbuat dari kayu, De'Dapoer Kuta. Sayangnya, tempat makan yang estetik ini tutup sejak pandemi menerpa. Suasana vintage nan alami ini berlanjut hingga ruang tunggu dan ruang baca. Hotel ini juga menampilkan kekayaan laut dalam display-nya.
Ruang baca Rhadana Hotel


De'Dapoer Kuta dan Display Rhadana Hotel


Rhadana Hotel merupakan hotel bintang 3. Fasilitas seperti wifi dan kolam renang tentu sudah wajib dimiliki. Namun karena begitu padatnya jadwal perjalanan kami, saya pun tidak sempat menikmati kolam renang tersebut. Kalau dilihat dari ulasan di sosial media, kolam renang di hotel ini juga estetik dan besar.
Kolam Renang Rhadana Hotel (sumber: instagram.com/thehalalspot2020)


Hal unik lainnya, Rhadana Hotel yang terdiri dari 5 lantai dan 74 kamar ini memiliki desain wallpaper yang berbeda setiap kamarnya. Begitu juga lukisan dan hiasan dinding lainnya yang tentunya instagram-able. Fasilitas umum lainnya yang dimiliki meliputi meeting room dan tak ketinggaan fitness center.

Premium bedroom di Rhadana Hotel


4. Budget

Perihal budget, saya cukup strict, nih. Beruntungnya, Rhadana Hotel menawarkan tarif Rp200.000,00/malam tanpa sarapan untuk kamar standar yang dapat dihuni 2 orang, King Bed atau pun Twin Bed. Jika ingin ditambahkan sarapan maka cukup menambah Rp70.000/kamar. Wah wah! Dengan fasilitas selengkap itu dan lokasi yang begitu strategis, tarif ini tentu mengejutkan karena murah. Oh iya! Penawaran ini berlaku saat kami menginap yaitu pada tanggal 7 dan 8 Desember. Utuk tarif yang berlaku sekarang, silahkan hubung langsung Rhadana Hotel karena tarif bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Katanya sih, dalam kondisi normal harga taifnya bisa mencapai 500 ribu-an. loh! ini tarif promo yang sedang berlaku. Melihat keadaan Bali yang hampir collapse, hal ini mungkin dilakukan untuk menggaet wisatawan yang setidaknya dapat memenuhi pengeluaran modal setiap bulan agar hotel ini bertahan.

fasilitas di kamar dan kamar mandi



5. Kualitas

Soal kualitas, tidak diagukan lagi, ya! Hotel syari yang belokasi di Kuta, Bali ini telah menyabet bebagai pernghargaan hingga kelas internasional sebagai hotel syari. Dalam Ajang World Halal Tourism 2016, Indonesia meraih 12 juara dari total 16 nomor. Rhadana Hotel menjadi juara dalam nomor World's Best Family Friendly Hotel. Rhadana Hotel juga mendapat penghargaan sebagai Hotel Butik Terbaik di Asia dalam Asia Halal Brand Awards 2017. Penghargaan tersebut diterima langung oleh founder dan CEO Rhadana group, Rainer H. Daulay.

Penghargaan Rhadana Hotel sebagai hotel syari

Buat kamu para muslimin dan muslimah sekalian tidak perlu khawatir untuk memilih tempat bermalam. Rhadana Hotel memang patas dijadikan pilihan utama hotel syari untuk menginap di Bali. 

You May Also Like

0 komentar